Kajian Al Baqoroh 16

أُوْلَـئِكَ الَّذِينَ اشْتَرُوُاْ الضَّلاَلَةَ بِالْهُدَى فَمَا رَبِحَت تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُواْ مُهْتَدِينَ

Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah ber-untung perniagaannya dan tidaklah mereka mendapat petunjuk. (QS. 2:16)

Orang-orang munafik menyimpang dari petunjuk dan mengambil kesesatan dengan menjual petunjuk untuk mendapatkan kesesatan. Bahkan adapula orang yang pernah beriman lalu kembali kepada kekufuran, sebagaimana firman-Nya: Î ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ ءَ امَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا فَطُبِعَ عَلَى قُلُوبِهِمْ Ï “Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi), lalu hati mereka dikunci mati.” (QS. Al-Munafiqun: 3)

Mereka lebih menyukai kesesatan daripada petunjuk, sebagaimana keadaan kelompok lain dari orang-orang munafik, di mana mereka terdiri dari beberapa macam dan bagian. “Maka tidak-lah beruntung perniagaannya dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.” Maksudnya, perniagaan yang mereka lakukan itu tidak mendapatkan keuntungan dan tidak pula mereka mendapatkan petunjuk pada apa yang mereka lakukan.

Î فَمَا رَبِحَت تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ Ï “Maka tidaklah beruntung perniagaannya dan tidaklah mereka mendapat petunjuk,”mengatakan: “Demi Allah kalian telah menyaksikan mereka telah keluar dari petunjuk menuju kepada kesesatan, dari persatuan menuju kepada perpecahan, dari rasa aman menuju kepada ketakutan, dari sunnah menuju bid’ah”. Demikian pula hao yang sama di-riwayatkan Ibnu Abi Hatim, dari Yazid bin Zurai’, dari Sa’id, dari Qatadah

Mereka yang sudah terlampau jauh dalam kesesatan itu telah memperjual-belikan keimanan dengan kekafiran serta keihlasan dengan kemunafikan. Oleh karena itu, perniagaan mereka tidak akan mendatangkan keuntungan dan mereka tidak akan menemukan jalan keberuntungan itu.

PELAJARAN YANG DAPAT DIAMBIL

Kecaman keras untuk orang-orangMunafik dan peringatan terhadap perilaku mereka yang bermuka dua. Di dalam sebuah hadits disebutkan.

سِرَارُكُمْ ذُوْ الوَجْهَيْنِ
“Seburuk-buruk orang diantara kalian adalah yang bermuka dua”.(HR. Bukhari Muslim).

Sebenarnya ada diantara manusia yang menjadi setan, mereka mengajak kepada kekafiran dan kemaksiatan, menyeru kepada kemungkaran dan mencegah orang berbuat kebaikan.Menerangkan tentang beberapa kutukan Allah Subhanahu Wata’ala yang ditimpakan kepada musuh-musuh-Nya.

Pos ini dipublikasikan di Al Qur'an, Kajian Al Baqoroh, Manusia, Munafik, Religi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s