Kajian Al BAQARAH:21-22

“Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa. (21).

Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui “. (22). [al-Baqarah: 21-22]

Setelah berbicara tentang orang-orang mukmin yang beruntung dan orang-orang kafir yang merugi, serta kaum Munafiqin yang menipu Allah dan orang beriman. Kemudian Allah menyeru ketiga golongan tersebut dengan ungkapan “an-Naas” (manusia) yang berlaku bagi manusia semuanya di setiap tempat dan masa, dan memerintahkan mereka agar beribadah kepadaNya untuk menjaga diri mereka dari kerugian.

Allah memulai dengan nikmat penciptaan mereka  karena tanpa penciptaan maka tidak akan ada nikmat yang lainnya. Seluruh manusia baik beriman maupun kafir pada dasarnya mengakui bahwa Allah adalah yang menciptakan mereka (al-Khaliq) sebagaimana dalam ayat:

Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka:”Siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab:”Allah”…, [QS. 43/az-Zukhruf:87]

Diantara petunjuk kedua ayat diatas adalah:

  1. Wajibnya beribadah kepada Allah Ta’ala karena ia (ibadah) merupakan ‘illat adanya kehidupan secara keseluruhan. Hal itu berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: ‘wahai anak cucu Adam! Sungguh Aku telah menciptakan segala sesuatu karena-Ku, dan Aku menciptakanmu juga karena-Ku ‘; yakni untuk beribadah kepadaNya. Dalam al-Qur’anul Karim, Allah berfirman: “Dan tidaklah Aku ciptakan bangsa jin dan manusia melainkan untuk menyembah-Ku”.
  2. Wajibnya ma’rifatullah Ta’ala ** (mengenal Allah Ta’ala) melalui asmaNya dan sifat-sifatNya
  3. Haramnya segala bentuk kesyirikan; syirik kecil, besar, yang nampak dan tersembunyi.
Pos ini dipublikasikan di Al Qur'an, Kajian Al Baqoroh, Kitab, Religi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s