DON’T WORRY BE HAPPY …..

 

Rasulullah Saw menekankan sebuah nasihat kepada seluruh manusia, “Bila kalian bangun di pagi hari dalam keadaan utuh, tidak kekurangan sesuatu, kalian dan keluarga kalian berada dalam keadaan sehat wal afiat, maka jangan bebani diri kalian dengan kekhawatiran.”

Rasulullah Saw menasihati agar kita tidak membuat masalah bagi diri kita. Banyak sekali “masalah” dalam pikiran manusia yang sebenarnya bukan masalah sama sekali, melainkan hanya pikiran (buruk) mereka saja. Semua itu mungkin bisa terwujud atau tidak sama sekali. Ini adalah masalah yang sering dialami oleh orang-orang di abad ini. Orang-orang menderita terhadap kemungkinan terjadinya penderitaan di masa depan. Akibat kecemasan saraf yang mereka alami, mereka bisa mengalami penderitaan yang panjang meskipun tak satu pun yang mereka khawatirkan akan terwujud.

Setiap hari kita dibebani dengan beban mingguan, bulanan dan tahunan. Mengapa kita membawa muatan seperti itu bila sebenarnya kita dapat berjalan tanpa beban?

Kita hanya hadir DI SINI dan SEKARANG. BESOK “KITA” hanyalah sebuah fantasi, sebagaimana kalian tidak tahu jika kalian hidup selama itu. Dengan menemukan begitu banyak masalah dalam diri kalian, kalian hanya akan menyakiti diri sendiri.

Allah Swt tidak ingin hamba-hamba-Nya menderita kesulitan yang tidak berguna. Dia berfirman, “Wahai hamba-Ku, jangan bebani dirimu dengan kekhawatiran mengenai masa depan. Kalian cukup membiarkan agar dirimu sejalan dengan Kehendak-Ku dan setuju dengan maksud-Ku saat ini, lalu sisanya dijamin bahwa Aku akan menjaga masa depanmu agar sejalan dengan Kehendak-Ku.”

Ketika sebuah rel baru dipasang, sebelum lokomotif dan kereta melalui rel itu, sebuah kart beroda dua pertama kali dikirim ke sana untuk mengecek apakah lintasan tersebut sudah terpasang dengan baik dan lurus. Dengan cara yang sama, jika kalian dapat meluruskan jalan kalian sesuai dengan Kehendak Tuhan walaupun hanya beberapa saat, tanpa membawa beban berat kalian bisa merasa yakin bahwa jalanmu itu sudah benar, dan bila waktu berjalan dengan berat dan begitu banyak beban dalam lokomotifmu, jalur kalian sudah benar dan lurus sehingga kalian dapat melewatinya dengan lancar. Sebuah solusi bagi masalah saat ini adalah jalan keluar bagi masalah di tahun berikutnya.

Saat ini orang membawa masalah antisipasi yang berat.  Dengan 10 dari ribuan masalah di hadapanmu sekaligus, bagaimana mungkin ada sebuah solusi? Ada orang yang berlari ke dalam masjid, melakukan shalat dengan cepat, kemudian kembali lagi keluar. Ketika ditanya “Mengapa buru-buru?” Lalu mereka dengan gugup melihat jam tangannya dan berkata, “Sudah terlalu lama kami di sini, masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan!”.

Saya tidak mendorong orang untuk terus-menerus berada di masjid, tetapi hanya mengingatkan agar orang tidak hanya mengejar kebutuhan mereka, tetapi agar mereka bangkit. Jungkir balik setelah melakukan segala usaha yang ambisius karena tidak mungkin menjadi ‘penguasa dunia’ dan dengan mencurahkan begitu banyak energi untuk usaha mereka, itu malah akan merusak dan begitu banyak (hal-hal lain) yang ditinggalkan.

Pertama-tama, dunia sudah mempunyai Penguasa; dan berdo’a kepada-Nya dengan penuh kerendahan hati dan dengan kehadiran hati dan pikiran (tidak terburu-buru) dalam shalat adalah lebih penting untuk mendapatkan kebutuhanmu daripada menyibukkan diri di kota.

Yang kedua, mengerjakan urusan kalian dengan berlari (terburu-buru-red) adalah tidak efisien, kalian hanya akan menghasilkan penyakit jantung dan mati muda!

Jangan hidup di dunia dengan jadwal yang ketat, karena dia tidak akan dapat menyelamatkanmu dari masalah tetapi malah melibatkanmu ke dalam lebih jauh. Jadikanlah masalahmu lebih sederhana sehingga pemecahannya pun akan sederhana, juga jangan meninjau masalahmu dengan kaca pembesar, sehingga mereka berada di luar perspekstif, kebiasaan itu akan menghancurkan kalian secara fisik dan spiritual.

 

Pos ini dipublikasikan di akhlak, Kebahagiaan, Personal Development dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s