Menjemput Takdir

Kita semua punya impian…… Ya Setiap orang pada dasarnya mempunyai mimpi kehidupan macam apa yang sebenarnya diinginkan. Visi dan mimpi tersebut paling tidak pernah terlintas dalam diri suatu saat . Namun seiring rutinitas kehidupan kita sering melupakan mimpi tersebut tenggelam oleh rutinitas atau rasa frustasi sehingga kita tidak lagi berupaya menggapai mimpi kita tersebut dan hilang tertelan masa

Hidup ini adalah pencarian untuk memulihkan mimpi kita dan menjadikannya kenyataan dengan memanfaatkan semua potensi diri namun belum daktifkan. Sumber daya yang dibutuhkan untuk mengubah impian menjadi kenyataan ada di dalam diri kita, menunggu kita untuk memutuskan bangun dan meminta hak kita terhadap impian kita tersebut. Kuncinya adalah bagaimana kita mampu melakukan Perubahan dalam diri.

MENCIPTAKAN PERUBAHAN YANG LANGGGENG

Kita sering menginginkan perubahan dalam dalam hidup namun, perubahan yang kita inginkan ternyata tidak terjadi sesuai dengan yang diinginkan atau terjadinya hanya sesaat.  Agar perubahan benar-benar bernilai maka perubahan harus langgeng dan konsisten, karena perubahan sesaat akan membawa kita pada kekecewaan. Beberapa hal yang menjadi kunci perubahan langgeng adalah :

  1. Naikkan standar, bertinda sesuai standar serta jangan memberi toleransi.
    Mengubah organisasi, perusahaan, negara dan dunia dimulai dengan  mengubah diri sendiri. Ikuti orang-orang yang dapat memberikan inspirasi.
  2. Ubah anggapan yang membatasi. jika kita menaikkan standard tidak tidak meyakini maka kita menyabotase diri sendiri. anggapan ibarat perintah tak terbantahkan yang member tahu kita apa yang mungkin dan apa yang tidak mungkin. anggapan akan membentuk tindakan, pikiran dan perasaan yang kita alami sehingga menjadi system keyakinan. kita harus mengembangkan system keyakinan bahwa kita sanggup dan pasti bisa memenuhi standard tersebut SEBELUM benar2 memenuhinya. Tanpa mengendalikan system keyakinan  tidak akan ada
  3. Ubah strategi dengan Menemukan model peran yg sudah mendapatkan hasil yang kita inginkan kemudian gali ilmunya, sempurnakan, bentuk ulang dan jadikan lebih baik. Setelah mengetahui maka kita harus ambil tindakan karena Banyak orang tahu tapi tidak benar2 melaksanakan apa yang mereka tahu.

Ada 5 bidang kehidupan yang harus kita kuasai:

  1. Emosi.
  2. Fisik.
  3. Relasi
  4. Keuangan.
  5. Waktu.  

Keputusan

Ada Pertanyaan penting yang harus dijawab oleh setiap diri:

  1. Bagaimana kehidupanku 10 tahun mendatang?
  2. Bagaimana menciptakan hari esok yang menjadi komitmenku.
  3. Apa yg hrs kulakukan sekarang?

Cara ampuh membentuk kehidupan adalah memastikan diri mengambil tindakan karema Tindakan berbeda akan memberikan hasil berbeda. Jika kita mau mengarahkan kehidupan kita, kita harus mengendalikan tindakan kita yang dilakukan secara konsisten. Segala yang terjadi dalam kehidupan kita dimulai dengan Keputusan. Saat2 kita mengambil keputusan itulah takdir kita dibentuk, bagaimana perasaan dan menjadi siapa nantinya dan bukan karena keadaan. Bila kita tidk mengambil keputusan maka kita sudah mengambil keputusan yaitu diarahkan oleh lingkungan untuk membentuk takdir kita.nkarena Kita harus memutuskan hasil apa yang menjadi komitmen kita serta menjadi orang seperti apa sesuai standard minimal kita. Jika kita tidakmenetapkan standard minimal maka kita aka mudah terperosok ke perilku dan sikap serta kualitas yang jauh di bawah yang patas diperoleh walaupun banyak ujian dan cobaan. Kebayakan orang tdk melakukannya karena sibukmencari alasan yang tdk lebih merupakan anggapan yang membatasi sekaligus ,merusak. Kuasa keputusan akan memberi kita kapasitas untuk melampaui alasan apapun untuk megubah apapun kehidupan kita. Jika kita benar2 memutuskan maka kita hampir pasti bisa melakukan apapun. Jika tidak suka degan pekerjaan sekarang, gantilah. Tidak suka perasaan sekarang ubahlah.

Formula sukses:

  1. Putuskan apa yang anda inginkan
  2. Ambil tindakan
  3. Perhatikan apa yg efektif dan apa yang tidak
  4. Ubah pendekatan hingga mencapaa apa yang diinginkan.

#begitu seseorang benar2 berkomitmen sang Pemelihara pun akan berkarya.# Goethe. Memutuskan = decide + berkomitmen mencapai suatu hasil dan memotong dari kemungkinan lain. Tantangan bagi orang kebanyaan adalah sudah terlalu lama tidak mengambil keputusan sehingga lupa bagaimana rasanya. Otot pengambilan keputussannya sudah kendor. Bahkan memutuskan makan apapun tidak bisa. Cara terbaik untuk mengencangkan otot pengambilan keputusan dengan lebih baik adalah lebbih sering mengambil keptusan. Pastikan belajar dari semuanya itu termasuk keputusan yang tdk efektif sehingga memberikan perbedaan berharga untuk evaluasi yg lebih baik dan keputusdan lbh bak di masda depan. Dengan semakin sering mengambil keputudsan semakin kita menyadari bahwa kita memegang kendali atas kehidupan sedndiri. Tantangan di drepan akan dipandang sebagai kesepatan unuk membuat perbedaan baru yang akan membawa kehidupan ke tingkatan berikutnya. Ada 3 keputusan yang akan mengendalikan takdir kita:

  1. Keputusan tentang kemana seharusnya kita mengarahkan fokus.
  2. Keputusan tentang apa makna segalanya bagi kita.
  3. Keputusan tentang apa yang seharusnya kita lakukan untuk menciptakan hasil yang kita inginkan.

Bila kita tidak mengambil keputusan secara sadar maka harga yang harus dibayar menjadi mahal (sindroma Niagara). Apapun yang menjadi tantangan kehidupan sekarang, seharusnya bisa dihindarkaan oleh keputusan yang lebih baiik di hulu sungai. Untuk menghidari terperangkap momentum arus yang deras : tetapkanlah arah kemana anda benar2 ingin menuju. Buatlah rencana dan peta sehingga bisa mengambil keputusan berkualitas dalam perjalanan. Otak kita telah membangun sistem internal untuk membangun keputusan yang mengarahkan segala pikiran, timndakan dan perasaan dalam kehidupan. Kebanyakan orang tidak pernah secra sadar mengatur sistem ini, karena menyerahkan di atur oleh orang lain.

Sistem internal tersebut terdiri dari 5 komponen yang bertanggung jawab mengatur apakah kita akan melakukan/tidak melakukan sesuatu:

  1. Keyakinan inti/aturan bawah sadar
  2. Nilai kehidupan
  3. Acuan/referensi
  4. Pertanyaan kebiasaan
  5. Kondisi emosional

Kelima sistem tersebut dpat dikendalikan jika kita mengambil keputusan sadar dalam kehidupan dan tidak membiarkan pemrograman di masa lalu mengnedalikan masa sekarang dan masa depan. Hambatan yang terakhir untuk memanfaatkan kuasa keputusan adalah mengatasi ketakutan keliru mengambil keputusan.Apapun keputusan kita .

Pos ini dipublikasikan di Motivasi dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s